Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Menara Alarm Pendeteksi Banjir

Nhingz, BLOG--Mengikuti mata kulyah Fisika Eksperimen ada dua bentuk kegiatan yang harus kami laksanakan yaitu menjalani/melakukan eksperimen Fisika dan Elektronika. Dalam menjalani kedua eksperimen ini kami dibagi kelompok, dalam 1 kelompok terdiri dari tiga orang. Nah, dalam melakukan eksperimen fisika kami diberi waktu dua minggu, seminggu untuk memikirkan judul+ttd judul, dan seminggu lainnya proses pembuatan alat. Dalam eksperimen fisika aku diberikan amanah untuk mensearch judul, dan setelah membaca beberapa referensi maka aku menetapkan yang akan kami buat adalah “Menara Alarm Pendeteksi Banjir”. 

Oh ya kemarin eksperimen yang kami kerjakan selesai dan setelah melakukan pengetesan alhamdulillah berhasil. Untuk teman-teman yang berminat untuk membuatnya juga,, silahkan dibaca dibawah ini_

Jurnal Gempa Bumi di Provinsi Aceh Pulau Sumatra, Indonesia

Nhingz, BLOG--Postingan kali ini tentang Jurnal Gempa Bumi yang merupakan tugas Fisika Lingkunganku di Smester 7. Oh ya ini jurnal pertama buatannku, Maaf jika terdapat kesalahan. Karena aku membuatnya berdasarkan hasil bacaan dari beberapa referensi. Itupun ada 2 komponen di pendahuluan yang nggak aku masukan yaitu bahasan Manfaat dan Batasan Masalah. Silahkan di baca_
Jurnal:
“Gempa Bumi di Provinsi Aceh Pulau Sumatra, Indonesia”
Tri Mawaningsi[1], Fisika C
 Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Kampus: Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Gambar dan cara kerja PGM (Pencacah Geger Muler)

Nhingz, BLOG--Kelanjutan dari tugas 2 bagian B untuk mata kulyah Fisika Terapan, kali ini tentang Gambar dan cara kerja PGM  sebagai berikut:
1.      Gambar dan jelaskan cara kerja/penggunaan alat  PGM!
Jawab:
a.      Gambar alat PGM

sifat-sifat α (alfa), β (beta), γ (gama), dan sinar X

Nhingz, BLOG--Masih tugas 2 yah untuk mata kulyah Fisika Terapan, tapi kali ini bagian B tentang sifat-sifat α (alfa), β (beta),  γ (gama), dan sinar X sebagai berikut:


Soal dan Jawaban:
1.      Tuliskan sifat-sifat dari sinar α, β, dan γ?
Jawab: Sifat-sifat dari sinar α, β, dan γ sebagai berikut:
o  Sinar alfa dihasilkan oleh pancaran–pancaran partikel – partikel α dari sebuah sumber radioaktif.
o  Sinar alfa tidak lain adalah inti atom Helium bermuatan +2e dan bermassa 4 sma. Jadi sinar alfa mengandung 4 nukleon yaitu 2 proton dan 2 neutron.
o  Merupakan komponen sinar yang dibelokkan ke kanan  yaitu bermuatan positif jika dilewatkan oleh medan magnetik.
o  Sinar alfa akan dibelokkan menuju keping negatif jika dilewatkan melalui suatu medan listrik.
o  Jika sinar alfa mengenai suatu materi, maka akan terjadi perpindahan energi dari sinar alfa ke materi tersebut melalui suatu tumbukan tidak elastis dengan elektron luar dari atom–atom dalam materi tersebut.
o  Sinar alfa dapat menghitamkan film. Jejak partikel alfa dalam bahan radioaktif berupa garis lurus.
o  Radiasi sinar alfa memiliki daya tembus terlemah dibandingkan dengan sinar beta dan sinar gamma.
o  Radiasi sinar alfa memilki jangkauan beberapa sentimeter di udara dan sekitar 10-2  mm dalam logam tipis.
o   Radiasi sinar alfa mempunyai daya ionisasi paling kuat.
o  Berdasarkan percobaan dalam medan magnetik dan medan listrik dapat ditentukan kecepatan dan muatan sinar alfa. Kecepatan sinar alfa berharga antara 0,054c sampai 0,07c, dimana c adalah kecepatan cahaya dalam sinar vakum.
o  Sinar alfa bergerak lebih lambat daripada sinar beta karena massanya lebih besar.
b.      Sifat-sifat dari sinar β sebagai berikut:
o  Sinar beta dihasilkan oleh pancaran partikel–partikel beta.
o  Sinar beta adalah partikel elektron yang bergerak dengan kecepatan tinggi.
o  Sinar beta bermuatan -1e.
o  Radiasi sinar beta memiliki daya tembus lebih besar daripada sinar alfa, tetapi lebih kecil daripada sinar gamma.
o  Sinar beta dibelokkan dengan kuat oleh medan magnetik dan medan listrik, karena massanya sangat kecil.
o  Kecepatan partikel sinar beta berharga antara 0,32c dan 0,9c.
o  Jejak partikel beta daam bahan berbelok – belok. Jejak tersebut disebabkan oleh hamburan yang dialami oleh elektron di dalam atom.
o  Batas jangkauannya beberapa cm di udara
c.       Sifat-sifat dari sinar γ sebagai berikut:
o   Mempunyai daya tembus paling besar.
o   Tidak dibelokkan oleh medan magnetik dan medan listrik.
o   Memilki frekuensi yang sangat besar.
o   Sinar gamma merupakan radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih pendek, dengan demikian tidak bermuatan dan hampir tidak bermassa.
o   Kecapatan partikel gamma bernilai sama dengan kecepatan cahaya dalam ruang hampa.
o   Foton gamma tidak banyak berinteraksi dengan atom suatu bahan.

2.      Jelaskan proses terjadinya sinar X dan tuliskan pula sifat-sifat sinar X tersebut!
Jawab:
a.      Proses terjadinya sinar X
Tabung Roentgen
o  Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20.000 derajat C sampai menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator, 
o  Karena panas maka electron-electron dari katoda (filament) terlepas, 
o  Dengan memberikan tegangan tinggi maka electron-elektron dipercepat gerakannya menuju anoda (target),
o  Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target) sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%), 
o  Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui jendela yang disebut diafragma, 
o  Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin.

b.      Sifat-sifat sinar X
o    Mempunyai daya tembus yang tinggi Sinar X dapat menembus bahan dengan daya tembus yang sangat besar, dan digunakan dalam proses radiografi.
o    Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu: 1/10.000 panjang gelombang yang kelihatan
o    Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap.
o    Mempunyai sifat berionisasi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut.
o    Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.

Klasifikasi Pemanfaatan Radioisotop dalam kehidupan manusia



A. Efek Statis (Zat Radioaktifnya Tidak bergerak)
1.  Menandai sambungan pipa, dengan memasang zat radioaktif di tempat sambungan pipa dan digunakan zat radioaktif yang berumur panjang untuk menyelidiki aliran air.
2.    Menentukan permukaan zat cair, zat radioaktif dipasang diantara dua permukaan benda berbeda. Zat tersebut menjadi batas diantaranya, PGM juga dipasang bersamaan zat radioaktif,
3. Kebaikan campuran dalam suatu proses. Misalnya dalam industry, campuran dibuat manual digunakan zat pewarna atau zifat-zifat kimia dan bias juga menggunakan teknik nuklir dengan PGM disekitar tempat campuran dan dibuat grafik untuk melihat campurannya apakah homogen atau belum.
4.   Mengira sejauh mana kesan pupuk, dengan cara mencampur sedikit bahan zat radioaktif pada pupuk sebelum digunakan dengan menggunakan PGM kesan pupuk yang telah ditaburkan dapat diketahui.

B. Efek Dinamis (Zat Radioaktifnya akan bergerak)
Pemanfaatan radioisotop yang tergolong dalam efek dinamis adalah sebagai berikut:
1.      Mencari pipa yang bocor dalam tanah di mana zat radioisotop dialirkan ke dalam sumber air PDAM. Dengan PGM kebocoran Pipa akan diketahui.
2.      Mengetahui kering (ausnya) mesin kendaraan bermotor atau mesin-masin lain dengan memasukkan sedikit bahan radioaktif pada mesin (bagian yang bergeser) lama kelamaan akan keluar dan saat tersebut dicatat oleh PGM.
3.      Untuk memperoleh kain yang bermutu tinggi (asli), zat radioaktif tersebut dlarutkan dengan kain dalam suatu sambil menembakkan partikel α.
4.      Untuk mengetahui isi sebuah kaleng dengan menembakkan partikel beta, maka pancaran tersebut akan dideteksi oleh PGM.
5.      Banyaknya perputaran roda, di mana zat radioaktif dipasang pada sisi/bagian luar yang berputar dan PGM diletakkan disepanjang sisi luar pada roda berputar, sehingga pada saat roda berputar alat rpm dari PGM mencatat.. zat radioaktif dipasang pada roda dalam sudut 3600 perputaran tercatat di PGM.
6.      Menentukan kecepatan aliran zat cair, dengan menggunakan radioisotop yang larut dalam air. Dengan menentukan titik awal dan titik akhir aliran sebagai jarak, dan aliran tersebut dikesan dengan PGM dengan melepaskan radiositop sepanjang aliran diikuti oleh PGM. Untuk mengetahui kec. Aliran digunakan persamanaan  V = s/t.
7.      Mengontrol serangga perusak yang digunakan untuk membunuh serangga perusak terhadap tanaman atau gudang biji-bijian dan tempat lain, dengan memancarkan sinar gamma.
8.      Membunuh lalat seperti di AS dengan memancarkan sinar gamma maka terjadi mandul sehingga populasinya semakin berkurang dan akhirnya habis sama sekali.
9.      Untuk perawatan penyakit kanker digunakan pancaran sinar gamma dengan menggunakan unsure radium dan cobalt (Cob60), kemudian badan pasien diputar.
10.  Untuk membasmi kuman dengan pemancaran sinar gamma atau dapat juga dilakukan dengan cara manual dengan menyiram kuman yang dideteksi dengan air panas tetapi untuk memisahkan tidak dapat dengan air panas. Lebih efektif kalau menggunakan isotop radioaktif.
11.  Untuk mendeteksi gangguan dalam tubuh, misalnya pembekuan darah. Digunakan zat radioaktif Na-24 dengan menyuntikkannya dari kaki ke seluruh tubuh pasien dan prosesnya dicacah dengan PGM. Khusus untuk fosfor untuk mengetahui tumor  di otak.
12.  Untuk mengaktifkan kelenjar (tiroid) dengan menyuntikkan yodium pada jari dengan PGM untuk mengukur kadar yodium dalam tubuh.